Ephie2's Blog

Just another WordPress.com weblog

Teknologi Desember 16, 2009

Filed under: kuliah — ephie2 @ 10:53 am
Tags: , , , ,

Pengertian Teknologi  Cetak

Teknologi cetak adalah cara –cara untuk memproduksi atau menyabarkan materi, seperti buku dan materi visual statis, yang pada umumnya dilakukan melalui proses cetak mekanis atau fotografis. Subkategori ini mencakup teks, grafis dan sajian atau reproduksi foto. Meteri cetak dan visual melibatkan teknologi yang paling dasar. Materi ini memberikan dasar baik untuk perkembangan maupun pemanfaatan kebanyakan materi dalam bentuk hardcopy. Teks yang ditampilkan oleh computer merupakan contoh pemanfaatan teknologi barbasis computer untuk produksi. Apabila teks itu dicetak dalam hardcopy dan digunakan untuk pembelajaran, hal itu merupakan contoh penyebaran dalam teknologi cetak.

Dua komponen utama teknologi ini adalah materi teks verbal dan materi visual. Pengembangan kedua tipe materi pembelajaran itu banyak bergantung pada teori yang berhubungan dengan persepsi visual, membaca, teori pemrosesan informasi, dan teori belajar. Materi tertua dan masih belum umum digunakan ada dalam bentuk buku  teks yang mengandung data rangsang sensori yang ditampilkan melalui media bahasa dan materi visual, cetak, dan menumjukkan realitas efektifitas relative berbagai realisme sudah disinggung oleh sejumlah teori ( Dwyer, 1972;1978 ). Dalam bentuk murninya, media visual dapat membawakan pesan lengkap, tetapi hal ini tidak terjadi dalam interaksi pembelajaran. Kebanyakan yang ada ialah paduan informasi tekstual dan visual.

2.2 Karakteristik Teknologi Cetak

  1. Teks dibaca secara linear, sedangkan visual disajikan secara parsial.
  2. Menampilkan komonikasi secara satu arah dan reseptif
  3. Ditampilkan secara statis atau diam
  4. Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan dan persepsi visual.
  5. Berorientasi atau berpusat pada siswa.

Pendekatan yang berorientasi pada siswa adalah pendekatan dalam belajar yang ditekankan pada ciri-ciri dan kebutuhan siswa secara individual. Sedang lembaga pendidikan dan para pengajar berfungsi dan berperan sebagai penunjang saja. Sistem pendekatan yang berorientasi pada siswa ini didesainsedemikian rupa. Sehingga siswa dapat belajardengan sistem yang luwes yang diarahkan agar siswa dapat membenntuk gaya belajarnya masingmasing. Dalam hal ini guru dan lembaga berperan sebagai penunjang, fasilitator dan semangat pada siswa yang sedang belajar.

  1. Informasi dapat diorganisasi dan ditata lagi oleh pemakai.

2.3 Keunggulan Media Cetak Untuk Pendidikan Adalah Sebagai           Berikut:

  • Mampu menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan fakta maupun konsep abstrak yang bersifat pengetahuan, keterampilan ataupun  sikap.
  • Dapat digunakan kapan saja ( pagi hari, siang hari, malam hari ) dan dimana saja ( seperti dirumah, dikendaaraan umum, terminal atau tempat lain yang memungkinkan ).
  • Penggunaannya mudah, tidak bergantung kepada peralatan lain. Kemasan media cetak umumnya ringan dan kecil memungkinkan peserta didik yang mudah membawanya kemana saja mereka pergi.
  • Selain bentuk fisiknya mudah dibawa, penataan atau teknik penyajian materinya pun mudah dipelajari. Misalnya, teknik penyajian seperti penulis indek, daftar isi, penggunaan halaman, bab – bab, judul maupun sub judul.

2.4 Pemanfaatan Media Cetak Dalam Pendidikan.

Media cetak khususnya modul merupakan media utama yang digunakan dalam pendidikan. Beberapa hal yang perlu diperatikan dalam pemanfaatan media cetak dalam pendidikan antara lain :

  • Pastikan bahwa semua modul dan media cetak lain seperti foster, lembar kerja dll yang dibutuhkan untuk semua mata pelajaran telah dirancang dan diproduksi sesuai dengan prinsip pengembangan bahan belajar mandiri.
  • Pastikan bahwa modul – modul yang dibutuhkan tersebut didistribusikan dengan baik keseluruh tutor dan peserta didik sesuai dengan mata pelajaran yang diambilnya.
  • Pastikan para tutor  telah memahami semua modul sesuai dengan mata pelajaran yang dibinanya untuk memudahkan memberikan bantuan konsultasi kepada peserta didiknya.
  • Beri kesimpulan kepada peserta didik untuk mengukur keberhasilan belajarnya ( ujian ) secara fleksibel sesuai dengan kepastian belajarnya masing – masing. Pastikan peserta didik memperoleh umpan balik sesegera mungkin.
Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s